We've updated our Terms of Use. You can review the changes here.

Eternal Madness - Bongkar Batas

by Sadist Records

/
1.
2.
Kurusetra 02:42
(((KURUKSETRA))) Terbakar Tenggelam Larut dalam pembantaian Manusia di bumi Puncak peperangan Dari penderitaan Selama tertindas Arogan korawa Mereka yang menang Menjadi pahlawan Mereka yang kalah jadi pecundang Banjir darah Di Kuruksetra Kiamat kecil Hancurkan dunia Topan badai Gemuruh menggelegar Konjungsi alam Emosi manusia Kalah menjadi abu Menang jadi arang Kurusetra Ladang pembantaian Kurusetra One by one face to face Puncak peperangan Dari penderitaan Selama tertindas Arogansi korawa Mereka yang menang Menjadi pahlawan Mereka yang kalah jadi pecundang Kurusetra Banjir darah Kurusetra Rotasi sejarah
3.
Bunuh Diri 04:10
(((BUNUH DIRI))) terbang datar lupa diri gulung tikar gantung diri bangsat!!! # bunuh diri berarti mati setelah mati jadi tai malaikat sejarah melihat apa yg tak tercatat dimana malapetaka jadi langganan manusia bunuh diri dianggap jalan pintas untuk melepas kan diri dari kegagalan back to # harapan merupakan hadiah bagi mereka yang tak punya harapan karna manusia dapat melawan penindasan nasib yang biadab kesialan adalah variasi memburu harapan kegagalan adalah koreksi dalam mengejar ambisi 2X badai dari surga akan mendorong manusia badai yang sering disebut dgn kemajuan sambil menanti datang nya badai dari surga banyak manusia yang putus asa terbang datar lupa diri gulung tikar gantung diri bunuh diri berarti mati setelah mati jadi tai bunuh diri bukanlah jalan pintas karna realita hidup harus dihadapi kematian adalah pintu dimensi menuju alam yg abadi bukan lorong untuk melarikan diri dari kegagalan merengkuh harapan
4.
(((TRAUMA KALIYUGA))) Kegilaan manusia di puncak jaya Hingga sungai pun meluapkan darah Gemuruh alam angkat bicara Bangkitkan jaman angkara murka Tuhan telah dikebiri Hingga tiada lagi kendali Zahiliah kembali menari Dan Tuhan pun rendah diri Trauma jaman Kaliyuga Kembali mendera dunia Era jaman manusia yang dahaga Untuk menciptakan malapetaka Manusia Jadi lupa diri Terlena ilusi Jadi patriot bumi Hingga menuhankan diri Tiada lagi Hati nurani Jadi manusia bumi Alam bawah sadar Ciptakan bencana Hancurkan komunitas bumi Angkara murka kembali berjaya Tanda jaman Kaliyuga Kegilaan manusia di puncak jaya Hingga sungaipun meluapkan darah Gemuruh alam angkat bicara Bangkitkan jaman angkara murka Semua ingin jadi pahlawan Semua ingin menjadi Tuhan Dan waktu jadi berputar Antara kebangkitan dan kematian
5.
(((DISEBABKAN AGAMA???))) Menjadi tumbal Di medan laga Membabi buta Kegilaan untuk disebut pahlawan Dalam suatu bangsa Kepala terpenggal Darah terburai Adalah sajian Demi Agama Demi Negara Demi nama Tuhan Agama selalu jadi pertikaian Sebagai candu mengkebiri pikiran Agama ajaran kebaikan Jadikan sarana untuk pembodohan Untuk kepentingan kekuasaan Agama jadi biang keributan Menciptakan pahlawan kesiangan Siap menyebarkan pembantaian Untuk kemenangan Untuk kepuasan Kemasukan setan Fanatisme menjadi setan Budak pembodohan Agama menjadikan manusia budak penguasa Menjanjikan keadilan dengan penjajahan
6.
Hanya Ilusi 02:35
(((HANYA ILUSI))) Tak ada yang bisa Dipercaya Semua hanyalah ilusi belaka Maya Ilusi seperti mimpi Indahnya hanya sementara Laksana Fatamorgana Tapi manusia Slalu terlena Oleh mimpi Dan ciptakan kehancuran dunia Merubah dunia jadi neraka Awas bencana Untuk karma Nikmati surga Di atas derita Manusia meraih Surga dunia Godaan menghancurkan diri sendiri Nikmati kehampaan dunia Semua hanyalah ilusi belaka
7.
(((BONGKAR BATAS))) Aku ingin bebas dari kebelengguanmu Aku ingin membongkar batas hidupku Sistem menggiringku Kebelenggu hati Dan aku tidak ingin Bunuh diri Aku ingin bebas dari belenggumu Aku ingin bongkar batas hidupku Dilorong gelap dalam pelarian kutemukan cahaya Sinar kehidupan terangi jalan kemerdekaan diri Nyalakan api kegelapan hati Bongkar batas Lepaskan belenggu Revolusi Tiada henti Sistem menggiringku Kebelenggu hati Dan aku tak ingin Bunuh diri Sistem adalah belenggu pemikiran Yang menciptakan manusia jadi budak belian Kemerdekaan sejati adalah didalam hati Di sana terdapat Tuhan yang hakiki Tuhan yang tak pernah menciptakan sistem Untuk menjadikan benda pujaan Bongkar batas Lepaskan belenggu
8.
Karmaphala 02:07
(((KARMAPHALA))) Manusia memiliki karma Manusia mewarisi karma Lahir dengan karma Ngentot dengan karma Baik ataupun buruk Itulah yang akan diwariskan Derita ataupun bahagia Itulah yang dirasakan Karmaphala lingkari hidup Hasil perbuatan Yang telah dilakukan Pintu neraka terbuka Tungku pembakar dosa Yang melekat di sorga Manusia memiliki karma Manusia mewarisi karma Lahir dari karma Ngentot dari karma
9.
(((JALAN KEABADIAN))) Sang waktu menyeretku Kelubang kuburan Sukma yang terbungkus Daging dan kentut Menggigil oleh lesu Sunyi menyusut umur Menempuh kekosongan Mengelepar sia-sia Sejuta perjuangan Selaksa penderitaan Merubah kesaktian Jadi kenikmatan Berdiri kokoh Dalam misteri Sambil menggeram menggeliat pasrah Merasakan nikmat Kesakitan ini Setiap luka Telah menciptakan Satu perumpamaan Hingga langit tenggelam dan menyusut Di rongga dada Menghentikan segala misteri hidup Menghembus dengan segala rencana-Nya Membuka tabir alam semesta Melepas hasrat belenggu pikiran Keyakinan untuk membebaskan penderitaan dunia yang abadi
10.
(((GERBANG DIMENSI ABADI))) Daun-daun sukma berguguran Musim yang berputar Membuka tabir pintu dimensi Menuju alam yang abadi Kematian adalah gelora yang tak terhentikan Kedatangannya tak akan terhindarkan Bersama sang waktu yang selalu mengancam Yang memaksa daging ini busuk perlahan Seperti tidur panjang Sukma melayang Terbang melingkar Menjadi satuan menjadi cahaya dialam tak terbatas ruang dan waktu Walaupun tubuh telah membusuk dan hancur menjadi abu Sukma abadi Tak akan hancur Dimakan oleh sang waktu Lepaskan sukma dari raga Terbang menuju dimensi cahaya Dan kematian adalah pintu menuju dimensi itu Raga dari tanah membusuk ke bumi Sukma ditelan cahaya kembali menjadi cahaya

about

01. Kidung Kematian
02. Kurusetra
03. Bunuh Diri
04. Trauma Kaliyuga
05. Disebabkan Agama
06. Hanya Ilusi
07. Bongkar Batas
08. Karmaphala
09. Jalan Keabadian
10. Gerbang Dimensi Abadi

credits

released December 10, 2020

Recorded at Underdog State and Midi Quest Denpasar, Bali November 1999
Mixed at Molehill Studio Melbourne December 1999
Produced by Moel and Ian White, Engineered by Moel
Re Mastering by Moel, 2020

Band members
Moel Madness Vocals, Bass
Didot Guitars
Guest/Session
Teguh Drum programming
Gusti Kidung kematian

Layout by Yoga Beges
Artwork by Bvllart

license

all rights reserved

tags

about

Sadist Records Denpasar, Indonesia

Blasting Your Head Since 1999!

contact / help

Contact Sadist Records

Streaming and
Download help

Shipping and returns

Redeem code

Report this album or account

If you like Sadist Records, you may also like: